Type to search

Pinjaman Online Cepat Langsung Cair 1 Hari Tanpa Jaminan

“Pada dasarnya pinjaman online adalah jenis pinjaman uang yang pelunasannya sekali bayar beserta bunganya sesuai tenor atau waktu pengembalian yang sudah ditentukan. Pengajuannya dilakukan melalui online saja, baik via website ataupun aplikasi handphone seperti android dan IOS”

Keunggulan Layanan Pinjaman Online

Dokumen yang dibutuhkan biasanya data KTP Anda, biasanya di scan dan dilampirkan di formulir aplikasi serta mengisi data online lainnya di website mereka.

Keputusan apakah aplikasi pinjaman Anda disetujui ataupun tidak cukup cepat, bisa hanya dalam 1 hari atau bahkan dalam hitungan jam. Terlebih lagi jika Anda sudah pernah meminjam uang ke perusahaan mereka dan memiliki history yang baik (membayar pinjaman Anda tepat waktu).

Sesuai dengan namanya pinjaman online, tentu Anda bisa melakukannya dari mana saja dan kapan saja selama Anda bisa akses internet tentunya.

Rata-rata perusahaan fintech tersebut tidak memberikan penalty kepada Anda jika ingin melakukan pembayaran hutang Anda lebih cepat dari jangka waktu yang sudah Anda tentukan.

Kelebihan lainnya dari layanan fintech pinjaman ini adalah tidak perlu ada jaminan, bahkan tanpa memiliki kartu kreditpun Anda bisa mengajukan aplikasi pinjaman.

Sudah sangat umum saat ini bahwa perusahaan fintech pinjaman online tidak mengharuskan BI Checking atau riwayat kredit calon nasabah.

Kekurangan Layanan Pinjaman Online

Bunga pinjaman jenis ini terkesan tinggi karena biasanya tenor atau lama pinjaman minimal hanya hitungan hari (2 minggu) dan maksimal ada juga yang 3 bulan, apalagi rata-rata mereka memberikan kemudahan dengan tidak adanya penalty.

Rata-rata pihak penyedia jasa pinjaman uang online memiliki jangka waktu pinjaman atau tenor yang reltive pendek atau singkat, lebih kurang 2 minggu sampai dengan 1 bulan.

Jenis layanan seperti ini cocok untuk Anda yang butuh dana mendesak dan tentunya tidak terlalu besar (rata-rata lebih kurang sekitar 2 s/d 3 jutaan)

Apakah Dana Pinjaman Bisa langsung Cair?


Pinjaman online langsung cair memiliki kemungkinan yang cukup besar namun perlu digaris bawahi bahwa jika pengajuan pinjaman Anda baru atau untuk pertama kalinya maka bisa dipastikan untuk langsung cair sangatlah sulit.

Pihak pemberi pinjaman biasanya akan mengolah data Anda dulu untuk bisa dipastikan layak disetujui atau tidak, karena Kami dan juga penyedia layanan pemberi pinjaman uang secara online lainnya juga memiliki analisa dan faktor resiko, bukan hanya resiko bagi perusahaan kreditor saja tapi juga resiko bagi calon peminjam.

Jadi jika ingin pinjaman uang bisa langsung cair hanya pada saat pengajuan pinjaman kedua dan seterusnya, itupun jika riwayat pembayaran Anda lancar dan tidak ada masalah. Langsung cair disini bukan berarti begitu Anda mengajukan pinjaman kedua dan klik submit lalu uang langsung masuk di rekening Anda, tidak.

Tentu masih membutuhkan waktu kira-kira beberapa menit mengingat sistem fintech non bank tidak seperti ketika Anda transfer uang antar sesama Bank yang bisa langsung masuk uang transferan ke rekening. Belum lagi faktor apakah Bank tempat akun Anda online atau sedang ada masalah.

Apakah Pinjaman Online Aman?


Jika perusahaan yang memberikan layanan pinjam uang ini terdaftar di Otoritas jasa keuangan (OJK) maka bisa dipastikan relatif aman. Karena mereka mengikuti aturan atau regulasi yang berlaku di Indonesia. Untuk itulah Anda harus cek dulu website atau nama perusahaan mereka di OJK untuk memastikan legalitas dan keamanan data Anda. Karena saat ini masih banyak oknum yang memanfaatkan geliat kemajuan teknologi dan ketenaran layanan pinjaman online langsung cair untuk kepentingan mereka sendiri.

Lalu bagaimana memastikan apakah mereka legal atau ilegal?, pertama Anda bisa cek ke website OJK, disana ada daftar fintech baik yang core bisnisnya pinjaman uang tunai maupun sistem kredit barang. Anda juga harus pantau daftar penyedia pinjaman online yang beroperasi secara ilegal dan tidak terdaftar di OJK.

Kalau pas sedang kepepet, pinjam uang melalui website adalah opsi yang paling dicari. Bagaimana tidak, layanan pinjaman uang jenis ini tentu jauh lebih ringkas daripada harus meminjam ke bank.

Salah satu alasannya adalah meminjam ke bank nyatanya punya proses yang jauh lebih ribet ketimbang ajukan pinjaman tanpa agunan non bank. Pinjaman jenis ini biasanya menerapkan persyaratan yang lebih mudah daripada bank. Selain itu, uang pun lebih cepat cair tanpa menunggu lama.

Nah, tertarik untuk ajukan hutang secara online jika Anda saat sedang butuh dana cepat? Sebelumnya, mari bandingkan terlebih dahulu kelebihan PinJol dibandingkan dengan pinjaman ke bank.

Pinjaman Uang Online Tanpa Jaminan dan Syarat Adalah Salah Satu Keunggulannya

Salah satu keunggulan beragam layanannya adalah Kamu tidak perlu memberikan jaminan dan nyaris tanpa syarat.

Biar lebih mudah untuk mempertimbangkan keunggulan layanan fintech ini, yuk mari bandingkan keunggulannya.

Pinjaman Secara Online Biasanya Tanpa Kartu Kredit

Ini nih yang sering kali jadi kendala bagi para calon peminjam yang sedang butuh dana kepepet. Kartu kredit sering kali belum jadi hal yang umum di Indonesia sehingga cukup banyak masyarakat yang tidak punya kartu kredit.

Pas lagi butuh dana, persyaratan kepemilikan kartu kredit sering kali jadi penghalang.

Sebagai informasi saja, bila kamu ingin mengajukan pinjaman tanpa jaminan ke bank, kamu perlu dokumen tertentu. Berikut beberapa dokumen yang disyaratkan oleh pihak bank bagi calon debitur:

  • Kartu identitas berupa KTP
  • Kartu kredit
  • Slip gaji
  • NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak)

Bila kamu tidak penuhi persyaratan di atas maka aplikasi pengajuan pinjaman dari kamu akan ditolak.

Padahal bisa jadi kamu tidak mau punya kartu kredit karena takut tergiur untuk punya banyak utang, kan?

Berbeda dari layanan pinjaman bank, pinjaman via online biasanya tidak mensyaratkan kepemilikan kartu kredit. Bahkan, kamu cukup sediakan jaminan KTP aja, lho! Gampang, kan?

Kamu tidak harus berstatus karyawan

Kebanyakan layanan pinjaman bank mensyaratkan dokumen slip gaji sebagai salah satu persyaratan yang harus dipenuhi.
Bila tidak berstatus karyawan maka kamu mesti melengkapi persyaratan seperti SIUP ataupun TDP yang menandakan kamu pengusaha. Jadi, bagi para pekerja lepas perorangan, kamu cukup sulit untuk ajukan pinjaman uang.

Nah, kamu yang butuh dana tunai namun tidak penuhi syarat tersebut, kamu bisa ajukan pinjaman ke layanan online saja. Sebagaimana sudah disinggung di paragraf sebelumnya, kamu cukup melampirkan KTP saja sebagai persyaratan dapat dana tunai.

Contohnya, situs pinjaman uang online MyKredit.id. Kamu tidak perlu dokumen seperti slip gaji ataupun kartu kredit untuk ajukan pinjaman. Kamu cukup lampirkan KTP saja untuk dapat pinjaman.

Asyik, kan?

Proses Pencairan Biasanya Lebih Cepat

Nah, ini dia keunggulan lainnya ketimbang meminjam ke bank. Proses pinjaman online bahkan bisa dibilang secepat kilat, berbanding terbalik dengan ajukan pinjaman ke bank.

Bukan mau menjelekkan proses layanan pinjaman bank karena semuanya punya plus-minus. Plus-nya pinjaman ke bank biasanya adalah plafon yang diberikan jauh lebih besar daripada layanan pinjaman online.

Sayangnya, keunggulan tersebut diikuti pula dengan proses yang jauh lebih ketat dan lebih panjang. Hal tersebut wajar karena plafon yang diberikan pun jauh lebih besar.

Nah, pinjaman uang online biasanya “cuma” berani memberikan pinjaman yang tidak begitu besar. Biasanya tidak lebih dari Rp 10 juta. Akan tetapi, sering kali kamu pun tidak butuh pinjaman yang begitu besar juga, kan?

Oleh sebab itu, layanan pinjaman uang online bisa jadi opsi terbaik bagi kamu yang sedang butuh dana cepat namun tidak begitu besar.

Asal tahu saja, proses pengajuan pinjaman ke bank biasanya butuh beberapa minggu hingga tahap pencairan dana. Berbeda dari bank, layanan pinjaman online bakal mencairkan dana pinjaman yang kamu ajukan cuma dalam hitungan hari.

Kenapa proses pengajuan pinjaman ke bank begitu lama? Ini karena tahap dari penerimaan dan persetujuan aplikasi harus melewati beberapa tahap. Berikut tahapannya:

  • Aplikasi pinjaman diajukan oleh calon debitur dan kemudian diterima oleh bank.
  • Bank perlu mengecek kelengkapan aplikasi pinjaman dan dokumen persyaratan yang sudah diterima. Ini butuh waktu sekitar 3 hari.
  • Bank akan memverifikasi aplikasi pengajuan pinjaman tersebut ke calon debitur. Caranya adalah dengan menelepon pihak calon debitur.
  • Bila calon debitur bisa menjawab pertanyaan saat di telepon, bank akan mengecek kembali semua proses yang sudah dilakukan. Proses ini biasanya berlangsung sekitar 7 hari.
  • Barulah bank akan mempertimbangkan apakah aplikasi pinjaman disetujui atau tidak. Nantinya bank akan segera memberi kabar via SMS setelah sekitar 7 hari.
  • Bila aplikasi pinjaman kamu disetujui maka kamu perlu beberapa hari menunggu dana ditransfer ke rekening kamu.

Jadi, jika ditotal-total, dari proses pengajuan hingga pencairan dana, kamu perlu menunggu sekitar dua minggu lebih.

Cukup panjang, bukan?

Sangat jauh berbeda dari bank, saat kamu ajukan permintaan pinjaman ke layanan online, kamu cuma butuh beberapa hari. Bahkan, ada yang bisa mencairkan dananya cuma dalam waktu satu hari.

Prosesnya pun cukup simpel. Kamu tinggal buka situs layanan pinjam uang online, seperti contoh misalnya MyKredit.id. Kemudian, kamu isi data kamu. Setelahnya, pihak MyKredit akan memeriksa data tersebut valid atau tidak.

Segera setelah aplikasi kamu dianggap valid dan disetujui, dana pun langsung cair ke rekening kamu cuma dalam hitungan hari.

Sesuaikan Layanan Pinjaman yang Dipilih dengan Kebutuhan Kamu

Jadi, apakah kamu akan memilih Pinjol ataupun bank, semuanya bergantung pada kebutuhan kamu. Bila kamu butuh dana yang tidak begitu besar dan butuh sangat cepat maka pinjaman ke fintech melalui online adalah pilihan terbaik. Tidak perlu ragu karena kini cukup banyak layanan seperti ini yang menerapkan bunga masuk akal dengan sistem yang aman tepercaya pula. Tapi perlu dicatat bahwa Kamu harus cek apakah terdaftar di OJK atau tidak agar lebih aman.