LOADING

Type to search

Bisnis Otomotif

6 Tips Penting Wajib Anda Ketahui Sebelum Buka Usaha Bengkel Motor

Share

Mykredit.co.id – Laju pertumbuhan dunia otomotif di Indonesia semakin meningkat dari waktu ke waktu, terutama otomotif kendaraan roda dua. Seperti yang Anda tahu, hampir setiap orang memiliki sepeda motor pribadi yang menjadi teman setianya kemanapun sang pemilik pergi. Hal ini juga bisa terlihat secara nyata, adanya kemacetan yang terjadi di berbagai daerah dan kendaraan yang terlihat sangat menumpuk adalah kendaraan roda dua.

Mengingat hal ini, maka bisa dipastikan membuka usaha bengkel otomotif merupakan bisnis yang memiliki peluang kesuksesan yang tinggi. Sebab mesin-mesin otomotif ini tidak selamanya bisa digunakan dengan baik-baik saja tanpa menemukan kendala. Adakalanya mesin otomotif juga menjadi rewel dan membutuhkan reparasi atau perbaikan. Sebelum Anda membuka usaha bengkel otomotif, ada baiknya untuk mengetahui 7 tips terbaik yang harus Anda ketahui dari mykredit.co.id, antara lain:

1. Menentukan Lokasi yang Strategis

Pemilihan lokasi merupakan salah satu penentu kelancaran usaha, tidak terkecuali ketika Anda ingin membuka bengkel otomotif, Anda juga penting untuk menemukan dan menentukan lokasi terbaik yang akan dijadikan bengkel.

Carilah lokasi yang strategis dimana lokasi ini mudah dijangkau oleh masyarakat dan banyak dilewati oleh kendaraan. Sebaiknya pilihlah tempat yang menjadi jalur besar kendaraan, sebab hal ini memiliki potensi yang lebih besar bengkel otomotif Anda banyak diketahui oleh umum.

2. Calon Pelanggan

Usaha bengkel otomotif khususnya sepeda motor, memiliki tiga jenis calon pelanggan yaitu bengkel otomotif motor resmi, bengkel otomotif motor umum dan bengkel otomotif motor tune up.

Di bengkel otomotif motor resmi, pelanggan dapat menghubungi kantor service yang diinginkan seperti Dealer Yamaha, Dealer Honda, Dealer Suzuki dan sebagainya. Untuk bisnis bengkel otomotif motor umum, biasanya melayani service standar maupun pergantian spare part mesin dan perbaikan kecil lainnya.

Sedangkan untuk bengkel otomotif motor tune up merupakan bengkel yang khusus melayani untuk modifikasi motor dari yang biasa menjadi tampilan yang performa yang tidak biasa. Biasanya modifikasi ini tergantung dari keinginan pelanggan dalam melakukan modifikasi motornya baik dalam mengubah tampilan ataupun mengubah kecepatan akselerasi.

3. Melihat Kompetisi atau Persaingan

Hal selanjutnya yang perlu diperhatikan ketika akan merintis usaha bengkel otomotif sepeda motor adalah melihat dunia persaingan bengkel yang ada. Ada berapa banyak pesaing yang telah membuka bisnis bengkel otomotif sepeda motor di lokasi atau daerah tersebut. Hal ini akan Anda jadikan bahan pertimbangan bagaimana caranya menjadikan usaha bengkel yang akan dibuka terlihat lebih menarik dari bengkel lainnya.

Tentunya ketika Anda memiliki minat untuk membuka usaha bengkel otomotif ini, Anda juga sudah memiliki visi dan misi yang jelas serta beberapa keunggulan yang akan dijadikan daya tarik agar bisnis bengkel dapat bersaing dengan bengkel lain yang sudah berdiri lebih lama.

4. SDM atau Teknisi

Selain mempertimbangkan lokasi, persaingan ataupun jenis calon pelanggan yang akan menjadi sasaran, tips selanjutnya yang harus Anda pertimbangkan adalah SDM atau teknisi yang akan melakukan kerjanya di bengkel otomotif Anda ini.

Bagaimanapun, pelanggan pastilah melihat dari segi kualitas perbaikan atau pelayanan yang diberikan oleh bengkel. Jika pelayanan dan keinginan yang diinginkan oleh pelanggan dapat terpenuhi secara memuaskan tentunya akan mengangkat nama baik bengkel otomotif Anda, sebaiknya jika kinerja teknisi atau SDM ini kurang baik maka pelanggan akan kurang tertarik untuk melakukan service motornya di bengkel Anda.

Bagaimanapun seorang teknisi merupakan seorang penentu yang kuat dalam memajukan usaha bengkel otomotif Anda. Sebaiknya, pilihlah teknisi yang kompeten dan memang sudah berpengalaman dalam dunia otomotif mesin sepeda motor.

5. Manajemen Bengkel

Dalam penjabaran yang luas, yang dimaksud manajemen bengkel di sini adalah tentang bagaimana Anda mengatur dan menentukan sistem pelayanan terhadap pelanggan, cara memberikan kenyamanan terhadap pelanggan, mengatur kerapian bengkel atau mengatur tata letak peralatan bengkel yang diperlukan, pengaturan administrasi keuangan dan sebagainya yang berkaitan dengan manajemen bangkel otomotif yang akan Anda kelola.

Hal ini sangat penting untuk Anda persiapkan, terutama administrasi keuangan bengkel, yaitu tentang menentukan tarif jasa dan pelayanan yang disediakan, perkiraan target pemasukan dalam jangkan waktu tertentu, sistem gaji untuk para pekerja atau teknisi dan sebagainya. Dengan perencanaan yang jelas Anda akan memiliki gambaran yang lebih jelas tantang sistem perputaran modal dan bagaimana modal itu bisa kembali secepatnya.

6. Peralatan dan Perlengkapan Kerja

Tips terakhir yang layak menjadi bahan pertimbangan Anda ketika ingin membuka usaha bengkel otomotif adalah terkait dengan peralatan dan perlengkapan yang dibutuhkan. Mengingat saat ini sudah banyak sekali peralatan dan perlengkapan mesin sepeda motor dengan berbagai jenis dan merek yang menentukan kualitas mesin.

Tentukan jenis seperti apa perlengkapan dan peralatan yang akan Anda gunakan, apakah kualitas rendah, apakah kualitas standar ataukah peralatan dan perlengkapan dengan kualitas tinggi.

Itulah beberapa tips penting wajib Anda ketahui sebagai bahan pertimbangan ketika ingin membuka usaha bengkel otomotif khususnya sepeda motor. Jangan sampai bisnis bengkel yang Anda buka menjadi kurang efektif dan tidak sesuai harapan karena asal membukanya tanpa mengetahui hal-hal penting yang harus dipahami terlebih dahulu.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 × one =