LOADING

Type to search

Bisnis Gaya Hidup

8 Langkah Mensiasati Keuangan Untuk Pekerja Freelancer dengan Penghasilan Tidak Tetap

Share

Mykredit.co.id – Kerja paruh waktu bisa dikatakan dengan pekerjaan yang penghasilannya tidak tetap setiap bulannya. Hal ini mungkin saja memang cukup membuat Anda kesulitan dalam mengelola keuangan pribadi sebab pemasukan yang diterima periode satu dengan lainnya berbeda. Meskipun begitu Anda tidak perlu merasa panik lagi, berikut adalah cara mensiasati keuangan untuk pekerja freelancer agar semua kebutuhan selalu terpenuhi:

1. Punya Rekening yang Berbeda

Salah satu langkah yang cukup efektif untuk mengatur kondisi keuangan Anda yang tidak teratur adalah dengan memiliki dua rekening yang berbeda. Anda bisa memulainya dengan memisahkan uang yang berasal dari hasil kerja dengan khusus pribadi. Pisahkan keduanya dengan rekening yang terpisah.

Satu rekening yang dibuat peruntukan sebagai alat untuk memenuhi semua kebutuhan pribadi Anda. Sedangkan untuk rekening yang satunya lagi bisa Anda gunakan sebagai rekening bertransaksi bisnis atau juga kebutuhan darurat dan juga tabungan.

2. Persiapkan Dana Darurat dari Jauh-jauh Hari

Namanya saja keadaan darurat pasti datangnya juga akan tiba-tiba bukan? Tidak jarang kebutuhan ini juga akan menimbulkan biaya yang relatif besar. Oleh sebab itu Anda perlu mensiasati keuangan untuk pekerja freelancer dengan membuat pos dana yang dikhususkan untuk keperluan darurat atau mendesak.

Pos dana darurat yang tidak dipersiapkan sejak awal nantinya akan membuat Anda harus mengeluarkan dana melalui rekening pribadi. Selain bisa mengantisipasi dana yang sifatnya darurat, tabungan ini juga bisa membantu Anda jika tawaran pekerjaan sedang sepi.

Masa ini memang menjadi kelemahan para pekerja freelancer yang mana penghasilan yang sering tidak menentu. Namun dengan persiapan tabungan darurat, Anda akan lebih terlindungi kapan saja. Bukan hanya ketika Anda sulit memperoleh pekerjaan namun juga ketika pekerjaan yang sedang dilakukan bukan hanya untuk uang.

3. Cari Proyek yang Berbeda

Meskipun pada dasarnya lebih stabil jika Anda mendapatkan sebuah pekerjaan yang konsisten dengan satu pelanggan saja. Tetapi dengan Anda melakukannya terus menerus maka akan sangat bergantung pada satu proyek itu saja. Jauh lebih baik jika Anda mulai mencari pelanggan yang lebih berbeda dan juga beragam sehingga, nantinya reputasi kemampuan Anda akan dikenal oleh banyak konsumen.

Selain itu, salah satu tujuan lainnya adalah ketika Anda kehilangan satu konsumen maka hal ini tidak akan menjadi masalah yang cukup serius. Anda juga tidak lagi dipusingkan dalam keputusan untuk mencari jalan keluarnya. Konsumen akan tetap berdatangan karena reputasi Anda sudah banyak diketahui.

4. Belajar dari Tenaga Freelancer yang Lebih Profesional

Langkah mensiasati keuangan untuk pekerja freelancer yang selanjutnya adalah dengan belajar pada orang yang lebih profesional. Salah satu cara cukup efektif yang bisa dicoba adalah dengan bergabung bersama situs freelance online. Dari komunitas tersebut ada kesempatan baru untuk belajar berbagai informasi tentang bagaimana cara dalam mengatur keuangan pribadi meskipun penghasilannya cenderung tidak tetap.

Bukan hanya itu saja, ketika Anda bergabung dengan komunitas tersebut maka Anda sedikit merasa tenang sebab ternyata di luar sana masih banyak orang yang bernasib sama. komunitas tersebut juga mengajarkan banyak informasi lain yang bisa membantu untuk meningkatkan penghasilan sehingga kebutuhan bisa terpenuhi.

5. Hindari Perilaku yang Konsumtif

Bukan hanya mensiasati keuangan untuk pekerja freelancer saja, menghindari perilaku konsumtif perlu dihindari oleh semua orang. Karena penghasilan yang kurang menentu, Anda membeli barang yang memang benar-benar dibutuhkan. Sedangkan untuk beberapa barang yang lainnya bisa Anda beli lain waktu atau di bulan yang akan datang.

6. Mencatat Pendapatan

Mencatat pendapat memang sedikit terasa cukup merepotkan, namun justru bisa membantu untuk menyiasati pengeluaran kedepannya. Segera mulai untuk mencatat semua penghasilan dalam daftar gaji yang mana nantinya akan digunakan dan disisihkan. Dari sini Anda akan tau jenis pengeluaran mana yang paling penting dan ditinggalkan.

7. Selalu Dahulukan Kebutuhan Pokok

Mendahulukan kebutuhan pokok adalah cara mensiasati keuangan untuk pekerja freelancer yang tidak boleh dilupakan, karena kebutuhan pokok seperti membayar listrik dan air selalu menjadi anggaran yang wajib untuk segera dibayar setiap bulannya.

Jadikan kebutuhan tersebut sebagai hal yang selalu diprioritaskan. Jangan sampai tertunda yang mana nantinya uang kebutuhan ini malah bisa digunakan untuk kebutuhan lainnya. pada akhirnya kebutuhan pokok yang diprioritaskan jadi terbengkalai.

8. Pilih Sebuah Proyek atau Job yang Sesuai dengan Diri Anda

Memilih job yang sesuai dengan diri sendiri sangat penting untuk dilakukan karena pekerjaan tersebut bisa dirasa lebih mudah ditangani. Meskipun sesuai dengan diri sendir Anda juga perlu memperhitungkan biaya maupun waktu untuk mengerjakan proyek. Pastikan bahwa pengeluaran tidak akan melebihi penghasilan yang diterima.

Demikian cara yang bisa digunakan untuk mensiasati keuangan untuk pekerja freelancer. Kini keuangan Anda akan teratur meskipun penghasilannya cenderung tidak pasti. Dari tips tersebut Anda tidak akan lagi merasa bingung untuk menggunakan uang karena semua semuanya telah dimasukkan pada pos-pos dana masing-masing.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 × two =