Type to search

General Tips Trik

Daftar Biaya Tambah Daya Listrik, Tidak Semahal yang Anda Pikirkan Kok

Mykredit.co.id – Listrik merupakan salah satu kebutuhan terpenting masyarakat di dunia, salah satunya di Indonesia. Di Indonesia sendiri listrik dikelola oleh sebuah PT Perusahaan Listrik Negara atau yang lebih dikenal dengan PLN. Adapun sambungan listrik di Indonesia sendiri dibagi menjadi beberapa kelompok berdasarkan satuan Volt Ampere. Beberapa satuan tersebut adalah 450 VA, 900 WA, 1300 VA, 2200 VA dan lebih dari 2200 VA.

Lantas sering muncul pertanyaan di tengah-tengah masyarakat, apakah daya listrik yang sudah dipasang di rumah bisa ditambah?

Kebutuhan masyarakat akan listrik yang semakin bertambah tidak menutup kemungkinan banyak orang yang ingin menambah daya listrik. Menambah daya listrik di rumah tentunya boleh-boleh saja, asalkan memang digunakan sesuai dengan kebutuhan.

Nah, untuk Anda yang ingin mengajukan penambahan daya listrik, tentunya Anda harus tahu terlebih dahulu biaya daya tambah listrik yang diperlukan. Hal ini bertujuan agar Anda sudah siap untuk menyediakan dana yang pas.

Adapun penambahan biaya tambah daya listrik ini juga sudah diatur dalam peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Republik Indonesia Nomor 27 Tahun 2017. Dimana rincian biaya tambah listrik tersebut adalah sebagai berikut.

  1. Untuk Anda yang ingin menambah daya listrik hingga 2.200 VA maka biaya tambah daya yang harus dikeluarkan adalah Rp. 937/VA.
  2. Untuk Anda yang ingin menambah daya sambung di atas 2.200 VA- 100kVA maka biaya yang harus ditambahkan adalah Rp. 969/VA.
  3. Untuk Anda yang ingin menambah daya untuk rumah tangga dengan golongan R-3, maka tambahan biayanya adalah Rp. 969/VA.
  4. Untuk Anda yang ingin menambah daya sambung di atas 100kVA-200kVA, maka tambahan daya adalah Rp. 775 VA.
  5. Untuk Anda yang ingin menambah daya sambung 3 fasa dengan pembatas daya dan pengukuran tegangan menengah, maka biaya yang harus ditambah adalah Rp. 631/VA.
  6. Untuk Anda yang ingin menambah daya sambung 3 fasa dengan pembatas dan pengukur tegangan tinggi, maka biaya yang diperlukan adalah Rp. 535/VA.
  7. Untuk Anda yang ingin menambah sambungan 1 fasa untuk pembatas daya tingkat rendah di bangunan dengan tarif khusus S-1/TR sd 220VA maka dikenakan biaya Rp. 60.00/sambungan.
  8. Untuk Anda yang ingin menambah daya dari golongan tarif S-1/TR tanpa menggunakan meter menjadi 450 VA maka tidak dikenakan biaya sambungan.

Ini adalah tarif resmi yang dipatok oleh PLN, namun tarif ini juga bisa menambahkan tarif lagi karena faktor K (faktor Pangali) paling tinggi 1,5 yang disesuaikan dengan kondisi daerahnya. Adapun untuk Anda yang ingin menghitung biaya tambah listrik yang akan dikeluarkan, maka Anda bisa menggunakan formula dari pengubah daya dengan tarif R1.

Sebagai contoh Anda ingin menambahkan daya listrik di rumah yang semula 1300 VA menjadi 2200 VA. Maka cara menghitungnya adalah dengan menghitung daya yang diinginkan kemudian dikurangi dengan daya lama dan dikalikan dengan tarif daya listrik untuk 2200 VA.

Dari cara ini, maka hasil perhitungan yang diperoleh adalah 2200-1300 sama dengan 900 VA. 900 VA dikalikan dengan tarif yakni Rp. 937 maka dihasilkanlah biaya tambah listrik Rp. 843.300. Bukankah hal ini sangat mudah. bahkan Anda bisa melakukan perhitungan ini sendiri di rumah sebelum menambah daya.

Kabar gembira untuk Anda, karena PT PLN Persero memberikan program penambahan daya listrik gratis untuk golongan rumah tangga yang ditujukan untuk kegiatan ekonomi dan usaha kecil dan menengah (UKM). Ini karena, BUMN memiliki rencana untuk menggratiskan biaya tambah listrik tersebut.

Hal ini sesuai dengan pernyataan dari kepala Satuan Komunikasi Korporat PLN, I Made Suprateka yang menyatakan bahwa banyak masyarakat saat ini yang merasa kesulitan untuk menambah daya listrik karena berbagai persoalan seperti pasokan yang terbatas.

Namun, saat ini ada banyak cadangan di sistem kelistrikan PLN yang saat ini rata-rata sudah di atas 40$. Hal inilah yang memungkinkan bagi masyarakat untuk bisa menambah daya listrik yang digunakan.

Selain itu, pihak PLN juga sudah sangat sering melakukan promosi potongan harga untuk tambah biaya tambah daya listrik. Bahkan kali ini pihak PLN juga merencanakan program untuk menambah daya listrik gratis dengan golongan 1300 VA, 2200 VA, 3500 VA, 4400 VA menjadi 5.500 VA. Tujuannya adalah agar masyarakat dapat lebih leluasa saat menggunakan listrik.

PLN sendiri sebelumnya sudah pernah melakukan potongan harga biaya tambah daya listrik sebesar 50 persen, 70 persen. Oleh sebab itu saat ini pihak PLN berencana untuk menggratiskan biaya tambah daya listrik.

Bahkan, menurut I Made sendiri mengatakan apabila program ini berjalan maka hal ini diharapkan mampu meningkatkan perekonomian pada sektor rumah tangga. Sehingga ara UKM mampu meningkatkan jumlah produksinya.

Pihak PLN juga menyebutkan bahwa penambahan daya listrik gratis ini bukanlah hal paksaan penyeragaman golongan pelanggan. Akan tetapi hal ini dijadikan sebagai sebuah pelayanan yang bertujuan untuk memudahkan masyarakat dalam menambah daya listrik tanpa harus menaikkan abodemen.

Lantas, apa saja kemudahan yang ditawarkan ketika ingin menambah daya listrik?

Menurut PT PLN Persero, ada banyak sekali keuntungan yang diperoleh masyarakat dengan menambah daya listrik. Adapun rencana penambahan daya listrik ini sudah dilaksanakan sejak awal tahun 2018 yang dilakukan secara bertahap. Adapun keuntungan yang didapatkan adalah sebagai berikut.

1. Tidak Dikenakan Biaya atau Gratis

Keuntungan pertama yang didapatkan dengan menambah daya listrik adalah tidak adanya biaya untuk menambah daya alias gratis. Hal ini tentunya menjadi kabar yang bahagia, sebab jika masyarakat yang ingin menambah daya listrik, maka biaya tambah daya listrik bisa dikatakan cukup mahal.

Bahkan Direktur Keuangan PLN Sarwono Sudarto bahwa untuk menambah daya listrik dari 1300 VA menjadi 5500 VA dibutuhkan biaya tambah daya listrik sebesar Rp. 4.400.000. Untuk golongan 2200 VA menjadi 5500 VA maka biaya yang dibutuhkan kurang lebih Rp. 3.120.000.

Sedangkan dari golongan 3500 VA menjadi 5500 VA dibutuhkan biaya kurang lebih Rp. 1.900.000 dan untuk golongan 4400 VA menjadi 5500 VA dibutuhkan biaya kurang lebih Rp. 1.000.000. Jika hal ini diberlakukan, maka akan banyak masyarakat yang merasa keberatan untuk menambah daya listrik, apalagi masyarakat juga harus membayar tagihan listrik yang digunakan setiap bulannya.

2. Tidak Ada Kenaikan Biaya Abodemen

Selain itu, Anda juga tidak perlu menambah biaya abodemen meskipun daya listrik di rumah dinaikkan. Terlebih lagi jika biaya abodemen ini dihitung , mak hanya untuk daya listrik 1300 VA saja sudah Rp. 76.000, lantas bagaimana jika 5500 VA? Maka kenaikan abodemen akan menjadi Rp. 322.000? bukankah hal ini sangat menguntungkan jika PLN tidak menaikkan abodemen?

3. Tidak Ada Kenaikan Tarif Dasar Listrik

Selain itu, keuntungan lain dengan adanya program ini adalah tidak adanya kenaikan tarif dari listrik. Jadi tarif dasar listrik yang digunakan adalah dengan menggunakan tarif sebelum daya listrik dinaikkan.

Menarik bukan? kini Anda sudah tahu biaya tambah daya listrik yang harus dikeluarkan. Dengan adanya informasi ini semoga bisa membantu meringankan beban Anda yang ingin menambah daya listrik.

Untuk beberapa syarat yang harus dibawa jika Anda ingin menambah daya listrik secara gratis ini adalah seperti fotokopi rekening listrik terakhir, denah lokasi bangunan, fotokopi KTP, menyiapkan uang penyambungan, uang jaminan sesuai standar PLN, serta menyiapkan materai. Jika sudah, maka Anda bisa melakukan pembayaran di loket pembayaran yang ada di unit PLN terdekat.

Leave a Comment