Type to search

Gaya Hidup Otomotif

Masa Berlaku STNK Sudah Habis? Berikut Syarat Perpanjang STNK

Anda memiliki kendaraan bermotor? Jika iya, tentunya Anda selalu membawa STNK saat bepergian dengan menggunakan kendaraan bukan? Ya, membawa STNK adalah hal yang sangat penting, hal ini bertujuan untuk keamanan Anda saat berkendara terutama jika terjadi razia.

Namun, sering kali banyak orang yang lupa kan masa berlaku STNK yang dimiliki. Hal inilah yang membuat Anda bisa dengan mudah ditahan oleh polisi lalu lintas yang bertugas. Jika sudah demikian, STNK yang Anda miliki akan diminta dan secara otomatis Anda akan ditilang tanpa adanya negosiasi.

Untuk itu, melakukan cek masa aktif STNK adalah hal yang sangat penting. Jika Anda sudah tahu bahwa STNK yang dimiliki sudah tidak berlaku, maka segera siapkan syarat perpanjang STNK untuk mengembalikan masa Aktif STNK.

Lantas, Bagaimanakah Cara Memperpanjang STNK?

Untuk Anda yang biasanya hanya sebagai pengguna dan menyuruh orang lain untuk memperpanjang STNK, maka Anda tidak akan tahu bagaimana cara memperpanjang STNK. Padahal hal ini sangat penting, apalagi Anda adalah seorang pengendara yang sudah memiliki surat izin mengemudi.

Nah, bagi Anda yang ingin memperpanjang STNK, Anda bisa mengurusnya dengan datang ke Kantor Samsat yang ada di Daerah masing-masing. Mengapa harus di daerah masing-masing? Sebab nomor polisi STNK yang Anda miliki hanya tersedia di daerah dimana Anda mendaftarkan kendaraan tersebut.

Setelah Anda tiba di Kantor Samsat, Anda bisa langsung mengurus perpanjang STNK yang dimiliki. Nah, sebelum Anda memutuskan untuk berangkat, sebaiknya periksa semua syarat perpanjang STNK terlebih dahulu.

Hal ini bertujuan agar saat Anda melakukan pembayaran, Anda tidak perlu lagi mengurus persyaratan yang dibutuhkan. Berikut ini adalah beberapa syarat perpanjang STNK yang harus dipenuhi.

Syarat pertama jika Anda ingin memperpanjang masa aktif STNK adalah dengan membayar pajak. Dengan membayar pajak, maka secara otomatis masa aktif STNK akan diperpanjang dengan sendirinya. Perlu Anda tahu juga bahwa jenis pajak yang harus dibayarkan oleh pemilik kendaraan bermotor ada dua yakni pajak tahunan dan pajak lima tahun sekali.

Untuk membayar pajak tahunan, maka nantinya pajak akan diberi tanda pengesahan dan araf dari pihak kepolisian. Sedangkan jika membayar pajak kendaraan lima tahun sekali maka STNK yang lama akan digantikan dengan STNK yang baru, STNK ini akan berlaku untuk lima tahun ke depan.

Lantas Berapakah Biaya Penggantian STNK yang Dibutuhkan?

Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2016 yang menyebutkan bahwa jenis dan tarif penerimaan Negara bukan pajak (PNBP) untuk biaya perpanjang STNK saat ini mengalami kenaikan. Berikut ini adalah beberapa rincian biaya yang harus Anda tahu.

1.Biaya Untuk Kendaraan Roda Dua

Adapun biaya yang diperlukan untuk administrasi pembuatan STNK baru adalah Rp. 100.000. sedangkan untuk biaya penerbitan Tanda Nomor Kendaraan (TNKB) atau yang lebih dikenal dengan plat nomor sebesar Rp. 60.000.

adapun untuk biaya penerbitan BPKB sebesar Rp. 225.000. Untuk biaya mutasi kendaraan bermotor dari luar daerah atau ke luar daerah dikenakan biaya sebesar Rp. 150.000.

2.Biaya Untuk Kendaraan Roda Empat

Sedangkan biaya yang dibutuhkan untuk ganti STNK roda empat meliputi biaya untuk Administrasi STNK baru dan perpanjang adalah R. 200.000. untuk biaya penerbitan Plat nomor kendaraan (TNKB) adalah Rp. 100.000. untuk biaya penerbitan BPKB Rp. 375.000 dan untuk biaya penerbitan surat mutasi ke luar daerah membutuhkan biaya Rp. 250.000.

Itu adalah beberapa biaya yang harus Anda persiapkan untuk melakukan perpanjang STNK. Setelah Anda tahu berapa jumlah biaya yang dibutuhkan, maka Anda juga harus tahu apa saja syarat perpanjang STNK yang harus dipenuhi. Berikut ini adalah syarat-syarat dokumen yang harus Anda tahu.

  1. Siapkan STNK lama yang asli dan fotokopi
  2. Fotokopi BPKB
  3. Melakukan cek fisik kendaraan
  4. KTP Asli dan fotokopi yang terdaftar pada STNK dan BPKB
  5. Melakukan cek fisik kendaraan yang dilakukan 5 tahun sekali.

Setelah Anda berhasil memenuhi syarat perpanjang STNK di atas, maka Anda bisa datang ke Samsat dan mengurus perpanjang STNK. Adapun beberapa prosedur yang harus Anda ikuti untuk melakukan perpanjang STNK adalah sebagai berikut.

  1. Hal yang harus Anda lakukan pertama kali setelah tiba di Samsat adalah dengan melakukan tes fisik kendaraan jika Anda ingin membayar pajak 5 tahunan.
  2. Jika sudah, silahkan menuju ke loket pendaftaran untuk mengisi formulir permohonan untuk perpanjang STNK yang ada di loket pendaftaran. Pastikan Anda mengisi formulir ini sesuai dengan data yang ada di STNK dan BPKB.
  3. Jika sudah, serahkan dokumen permohonan dan formulir perpanjang STNK pada loket penyerahan berkas yang ada. Tunggulah hingga nama Anda dipanggil oleh petugas.
  4. Setelah itu, Anda akan menerima slip pembayaran pajak yang di dalamnya tertera jumlah pajak yang harus dibayarkan.
  5. Jika sudah, silahkan menuju ke kasir untuk melakukan pembayaran pajak STNK tersebut. Pastikan bahwa Anda mendapatkan bukti pelunasan pajak.
  6. Tunggulah beberapa saat di ruang tunggu hingga nama Anda dipanggil secara khusus untuk melakukan perpanjang pajak 1 tahun. Jika Anda melakukan perpanjang pajak untuk 5 tahun, maka Anda bisa membawa bukti pelunasan pajak ke loket TNKB untuk mendapatkan nomor plat kendaraan yang baru.

Sangat mudah bukan? Hal yang perlu diingat jika setelah Anda melakukan pembayaran pajak kendaraan adalah dengan melihat kapankah masa berlaku STNK berakhir. Hal ini sangat penting, sebab banyak sekali masyarakat yang lupa bahwa masa aktif STNK berakhir dan tidak segera mengurusnya.

Jika sudah demikian, maka Anda bisa dengan mudahnya terkena razia polisi saat berkendara di jalan umum. Agar Ada lebih ingat kapan masa berakhir STNK tersebut, buatlah pengingat di smartphone agar Anda lebih siap dan segera mengurus perpanjang pajak kendaran.

Sebagai salah satu tips agar Anda tidak sampai lupa kapan harus membayar pajak dan memperpanjang STNK. Maka uruslah perpanjang STNK jauh-jauh hari sebelum masa berlaku habis. Mengapa demikian? Sebab yang namanya Samsat tentunya selalu ramai didatangi pengunjung.

Apalagi untuk melakukan pembayaran pajak dan perpanjang STNK juga harus antre berjam-jam. Belum lagi jika Anda melakukan perpanjang STNK lima tahun sekali, maka waktu yang dibutuhkan jauh lebih lama.

Selain itu, jika Anda tidak membayar jauh-jauh hari, bisa saja tanggal terakhir masa aktif adalah tanggal merah atau mungkin jatuh di hari minggu. Hal ini berarti Anda harus menunggu hari yang lain dimana kantor Samsat kembali beroperasi.

Untuk itu, perlu persiapkan dengan baik dan ingat bahwa membayar pajak dan melakukan perpanjang STNK adalah hal yang penting dan harus disegerakan. Karena yang namanya orang bijak pasti selalu taat untuk bayar pajak. Terlebih lagi beberapa syarat perpanjang STNK dan yang banyak membuat Anda harus mempersiapkannya terlebih dahulu.

Apalagi jika Anda membeli motor dimana data yang ada merupakan data milik pemilik pertama. Hal ini berarti Anda harus meminjam KTP dari pemilik kendaran pertama. Untuk meminjam KTP ini maka Anda harus menemui orang tersebut, selain itu kadang pemilik pertama sulit untuk ditemui. So, persiapkan dengan baik semua syarat perpanjang STNK agar Anda tidak repot saat mengurusnya.

Leave a Comment