LOADING

Type to search

Gaya Hidup Keluarga

Mengatur Keuangan Bagi Keluarga Baru, Bagaimana Caranya?

Share

Mykredit.co.id – Menikah memang menjadi salah satu keinginan terbesar setiap insan. Dengan menikah, maka seseorang akan memiliki kehidupan yang lebih nyata untuk dijalani. Ya, mereka akan memulai hidup baru dengan pasangan dan menghadapi beberapa tantangan ke depan. Setelah menikah, tentu ada cukup banyak hal di mana harus disesuaikan dengan pasangan baru, apalagi masalah keuangan.

Fakta menunjukkan bahwa tidak sedikit pasangan yang baru menikah merasa bingung dengan bagaimana cara mengatur keuangan mereka. Hal ini dikarenakan pengetahuan mereka yang masih sedikit ataupun ego diri sendiri yang masih cukup tinggi.

Tentu, setelah hidup bersama Anda harus senantiasa merasa bertanggung jawab atas diri sendiri dan pasangan, bukan? Nah, terkait masalah keuangan, Anda harus berbicara dengan pasangan Anda untuk merumuskannya.

Ada beberapa hal yang bisa dijadikan pedoman untuk mengatur keuangan keluarga baru dengan lebih baik, terutama kaitannya dengan gaya hidup. Bagaimana langkah mengatur keuangan keluarga tersebut? Simak selengkapnya di bawah ini. Selamat membaca!

1. Membuat Anggaran Bersama

Hal paling pertama yang bisa dilakukan untuk mengatur keuangan keluarga bagi pasangan yang baru menikah adalah dengan membuat anggaran bersama. Jika di saat sebelum menikah Anda dan pasangan Anda memiliki pemasukan serta pengeluaran sendiri, maka setelah menikah, Anda akan memiliki pengeluaran bersama.

Sebenarnya, masalah nafkah adalah tanggungjawab suami, di mana penghasilan istri sebaiknya tidak dicampur. Oleh karena itu, pembahasan yang dibahas adalah pengeluaran bersama. Duduklah bersama pasangan Anda lalu rumuskan perkiraan pengeluaran setiap bulan yang dibutuhkan.

Hitung dan bandingkan pengeluaran dan pemasukan dan usahakan tetap balance. Hal lain yang cukup penting pada saat membuat anggaran bersama adalah keterbukaan mengenai penghasilan. Beberapa pasangan baru terkadang tidak cukup bahagia karena perselisihan mengenai pendapatan, terutama ketika sang istri ikut bekerja.

2. Keterbukaan

Keterbukaan menjadi hal sangat penting dalam pembicaraan mengenai keuangan rumah tangga bagi pasangan yang baru menikah. Terkadang, pasangan yang baru menikah merasa masih susah berkomunikasi dengan terbuka bersama pasangannya karena ego. Tentu saja hal ini harus dihindari. Keterbukaan akan memudahkan pembahasan mengenai masalah keuangan keluarga.

Tidak hanya perihal penghasilan masing-masing pasangan, hutang menjadi hal yang harus diketahui bersama. Jika salah satu pasangan memiliki hutang, maka pasangan yang lain harus memberikan dukungan. Dengan keterbukaan seperti ini, tentu saja tidak akan terjadi masalah komunikasi yang nantinya bisa bermuara pada rasa saling curiga antar pasangan.

3. Memperbarui Gaya Hidup

Ketika memutuskan untuk hidup bersama, maka seseorang secara otomatis sudah harus siap untuk menjalani kehidupan yang berbeda dengan pasangan. Misalnya, ketika sebelum menikah Anda sering hang out, berbelanja fashion atau hal lainnya, maka bisa saja kebiasaan tersebut akan redup setelah menikah.

Ya, memperbarui gaya hidup merupakan salah satu aspek yang cukup penting guna dibahas dalam masalah merancang keuangan keluarga. Gaya hidup yang terlalu boros, foya-foya atau terlalu mengikuti mode dapat menjadi batu sandungan dalam upaya memiliki keuangan keluarga yang sehat.

Hal ini dikarenakan fokus ketika setelah menikah adalah kehidupan bersama. Oleh karena itu, pasangan harus memiliki prioritas dan mengubah gaya hidup pribadi demi kebahagiaan bersama. Jika orientasi pasangan masih sekadar senang-senang, maka bisa dipastikan keuangan keluarga akan sulit untuk berada pada level yang sehat.

4. Melakukan Investasi

Kehidupan keluarga harus diatur sedemikian rupa untuk kehidupan jangka panjang. Ini adalah landasan di mana harus dipahami dengan baik oleh pasangan. Dalam hal ini, salah satu tips mengatur keuangan keluarga yang berkaitan dengan rencana jangka panjang adalah dengan menginvestasikan harta atau penghasilan.

Dengan memiliki investasi, maka akan ada simpanan masa depan yang bisa digunakan untuk kehidupan yang lebih baik. Ada cukup banyak ide investasi yang bisa dipilih untuk mempersiapkan kehidupan di masa yang akan datang.

Beberapa contoh yang kerap kali digunakan adalah investasi dalam bentuk emas, tanah, saham, reksa dana dan lainnya. Jika Anda memiliki skill, maka Anda juga bisa membuat sebuah usaha untuk dibangun sendiri sebagai bentuk investasi lainnya.

5. Evaluasi Secara Berkala

Melakukan evaluasi adalah salah satu kunci untuk mengatur keuangan keluarga agar tetap sehat. Beberapa pasangan yang kesulitan mengatur keuangan keluarga biasanya dikarenakan mereka enggan atau jarang melakukan evaluasi, meskipun hal ini penting.

Evaluasi cukup penting guna mengatasi permasalahan yang muncul ketika rumusan anggaran keluarga tidak bisa berjalan dengan baik. Dengan melakukan evaluasi, maka Anda bisa mengganti rencana atau mengubah rencana keuangan demi neraca keuangan keluarga yang lebih baik.

Beberapa hal di atas adalah contoh kecil dari usaha mengatur keuangan keluarga agar lebih sehat. Hal yang tidak boleh dilupakan adalah selalu siapkan dana darurat untuk melakukan back up terhadap kebutuhan keluarga yang tidak terduga. Dengan adanya manajemen keuangan keluarga yang baik, tentu saja keluarga akan menjadi lebih harmonis, bahagia dan terhindar dari masalah yang tidak perlu. Semoga bermanfaat.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 × 2 =