Type to search

Otomotif Tips Trik

Mengetahui Berapa Biaya Balik Nama Motor dan Cara Melakukannya

Mykredit.co.id – Jika Anda baru saja membeli motor bekas, lalu merasa ribet ketika akan membayar pajak? Mungkin sudah saatnya bagi Anda untuk melakukan balik nama kendaraan bermotor, sehingga nama pemilik kendaraan tersebut berganti menjadi atas nama Anda.

Balik nama kendaraan bermotor adalah kegiatan perubahan atau pengalihan nama kepemilikan kendaraan bermotor, dari yang semula dengan nama pemilik pertama ke tangan pemilik kedua hingga seterusnya. Balik nama tersebut dilakukan untuk mengubah nama kepemilikan yang ada di STNK (Surat Tanda Keterangan Bermotor) dan BPKB (Buku Pemilik Kendaraan Bermotor).

Untuk informasi yang lebih jelas, berikut ini akan dibahas mengenai biaya balik nama motor dan cara melakukannya. Semoga saja memberikan manfaat untuk Anda yang akan melakukan pengalihan nama kendaraan bermotor.

Rincian Biaya Balik Nama Motor

Dalam melakukan pengalihan kepemilikan atau balik nama kendaraan bermotor, dibutuhkan biaya yang harus dikeluarkan, dimana biaya tersebut dibagi menjadi dua yaitu biaya Pajak dan biaya di luar Pajak. Untuk lebih jelasnya berapa biaya yang harus Anda bayarkan, mari simak informasi di bawah ini:

1. Biaya Pajak

Biaya Pajak adalah biaya tahunan yang tercantum di dalam lembar STNK. Biaya pajak yang terdapat pada lembar STNK tersebut kemungkinan bisa berubah dari biaya pajak sebelumnya setelah proses pengalihan nama selesai.

Proses balik nama sering dilakukan ketika akan membayar pajak tahunan. Biaya pajak yang terdapat di lembar STNK, tertulis di kolom PKB dan SWDLLJ, namun pada saat proses balik nama, semua kolom akan terisi kecuali Biaya Adm TNKB (Administrasi Tanda Nomor Kendaraan Bermotor).

Berikut beberapa rinciannya:

  • BBN KB (Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor). Untuk menghitung BBN KB, menggunakan rumus BBN KB = 2/3 x PKB, dengan perhitungan yang mengacu besarnya PKB tahun sebelumnya.
  • PKB (Pajak Kendaraan Bermotor). PKB tahun sebelumnya sering kali menjadi patokan pembayaran pajak tahun selanjutnya, hal ini dikarenakan seiring bertambahnya usia kendaraan. Biaya pajak tersebut bisa tetap seperti sebelumnya atau bahkan mengalami penurunan.
  • SWDKLJJ (Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan). Jumlah pembayaran SWDKLLJ sudah ditentukan untuk kendaraan bermotor adalah Rp 35.000
  • Biaya Administrasi STNK. Biaya Administrasi STNK juga sudah ditentukan, untuk kendaraan bermotor sebesar Rp 100.000
  • Biaya Administrasi TNBK (Tanda Nomor Kendaraan Bermotor). Biaya Administrasi TNBK adalah sebesar Rp 60.000.

Dari keseluruhan rincian biaya di atas, jika dijumlahkan akan menghasilkan biaya perpanjangan STNK motor dan perkiraan biaya balik nama, namun biaya tersebut belum ditambahkan biaya keterlambatan pembayaran. Contoh rinciannya adalah sebagai berikut:

Misal PKB di STNK sebesar Rp 360.000

Maka:

BBN KB dengan rumus = 2/3 x PKB adalah 2/3 x 360.000 = Rp 240.000

PKB sebesar Rp 360 .000

SWDKLLJ sebesar Rp 35.000

Biaya Administrasi STNK Rp 100.000

Total = Rp 735.000

Biaya Rp 735.000 ini lah yang akan menjadi pembayaran pajak dan biaya balik nama atas motor yang baru saja Anda beli.

2. Biaya di Luar Pajak

Selain ada biaya pajak yang wajib dibayarkan saat melakukan balik nama, ternyata ada biaya wajib yang lain, yaitu biaya diluar pajak, diantaranya adalah:

  • Petugas cek fisik (sukarela) : Rp 10.000
  • Pengesahan hasil cek fisik sebesar Rp 30.000
  • Biaya pendaftaran balik nama STNK sebesar Rp 30.000
  • Biaya pendaftaran balik nama BPKB sebesar Rp 30.000

Jadi total biaya diluar pajak dari rincian diatas adalah Rp 100.000.

Nah, itulah biaya balik nama motor yang kurang lebih dapat Anda jadikan patokan untuk mempersiapkan uang biaya balik nama kendaraan bermotor Anda.

Ketika Anda sudah mengetahui biaya yang harus dibayarkan, jangan lupa untuk segera melakukan pendaftaran balik nama STNK dengan beberapa proses sebagai berikut:

  1. Persiapkan Syarat-Syarat Balik Nama. Beberapa dokumen yang digunakan sebagai syarat balik nama adalah STNK asli dan fotokopi, KTP pemilik baru yang asli dan fotokopi, BPKB yang asli dan fotokopi , serta bukti pembayaran atau kwitansi pembelian motor bermaterai yang telah ditandatangani.
  2. Datang ke Samsat. SAMSAT atau Sistem Manunggal Satu Atap merupakan kantor yang digunakan untuk membayar pajak dan balik nama. Perlu diingat bahwa proses pengalihan nama dilakukan di Samsat wilayah orang yang akan melakukan balik nama itu tinggal. Contoh jika Anda orang Jakarta membeli motor dari orang Bandung, balik nama harus dilakukan di tempat Anda tinggal yaitu Jakarta. Jangan lupa ketika Anda datang ke SAMSAT, persiapkan berkas yang dibutuhkan dan jadikan menjadi satu bendel kecuali BPKB asli dan bukti pembelian motor.
  3. Tes Fisik. Tes fisik ini maksudnya adalah tes fisik kendaraan, bukan tes fisik tubuh Anda. Tes fisik dilakukan oleh petugas untuk mengambil nomor rangka dan nomor mesin untuk digabungkan dengan berkas yang telah disiapkan. Jika sudah mendapat nomor rangka dan nomor mesin, datanglah ke loket pengesahan cek fisik khusus Balik Nama. Ketika sudah selesai divalidasi, berkas akan dikembalikan. Dan lakukan fotokopi dari hasil pengesahan cek fisik dan bukti pembelian motor tersebut untuk digunakan sebagai berkas mengurus balik nama BPKB di POLDA.
  4. Pendaftaran Balik Nama. Lakukan pendaftaran di loket, siapkan berkas yang dibutuhkan. Setelah berkas Anda diperiksa oleh petugas, Anda akan diberi formulir untuk diisi dan diserahkan lagi kepada petugas. Tunggu sampai petugas memanggil Anda untuk memberikan tanda terima bahwa berkas sedang dalam proses. Setelah diproses BPKB dan KTP yang asli akan dikembalikan, kemudian Anda akan diminta membayar biaya pendaftaran. Jangan lupa tanyakan kepada petugas, kapan Anda harus kembali ke SAMSAT lagi untuk mengambil STNK yang sudah jadi.
  5. Pembayaran Pajak. Serahkan tanda terima dan BPKB asli pada petugas jika diminta. Anda akan diberikan notice pajak yang mencantumkan jumlah biaya yang harus dibayarkan. Langkah selanjutnya adalah melakukan pembayaran.
  6. Pengambilan STNK. Jika Anda sudah membayar balik nama, tunggu sampai dipanggil petugas untuk mengambil STNK yang baru saja diganti namanya menjadi nama Anda.

Proses yang harus Anda lakukan setelah melalui proses balik nama STNK, adalah melakukan proses balik nama BPKB. Proses balik nama BPKB dilakukan di Polda (Kepolisian Daerah) dengan langkah-langkah sebagai berikut:

  1. Datang ke Polda dengan membawa berkas yang isinya fotokopi STNK yang telah dibalik nama, fotokopi KTP, BPKB asli dan fotokopi, fotokopi hasil pengesahan cek fisik, dan fotokopi bukti pembelian motor.
  2. Lakukan pembayaran pendaftaran setelah Anda mendapat nomor antrian dan formulir pendaftaran balik nama BPKB. Jika berkas yang dibawa sudah lengkap, Anda akan diberi tanda pembayaran ke bank, dan lakukanlah pembayaran di bank BRI sebesar Rp. 80.000 untuk motor. Kemudian Anda akan menerima slip pembayaran dan stiker khusus yang akan ditempel di formulir.
  3. Isilah formulir pendaftaran sesuai dengan data kendaraan bermotor Anda, dan jangan lupa tempelkan stiker pada formulir tersebut.
  4. Serahkan berkas dan formulir kepada petugas, kemudian Anda akan menerima bukti bahwa anda telah terdaftar dan di dalam bukti tersebut tercantum kapan proses balik nama BPKB selesai.
  5. Ambil BPKB yang telah jadi sesuai tanggal yang sudah ditentukan dengan membawa fotokopi KTP dan tanda terima.

Semoga informasi biaya balik nama motor dan cara melakukannya tersebut memberikan manfaat dalam melakukan proses balik nama kendaraan bermotor Anda. Jangan lupa kuncinya adalah Siap, Santai dan Sabar.

Siapkan semua berkas, Santai jangan terburu-buru, Sabar akan proses yang begitu panjang. Selamat mencobaa!

Leave a Comment