Type to search

Mau Ajukan KPR? Cari Tahu Dulu Apa Itu KPR dan Bagaimana Simulasi KPR?

mau ajukan KPR, Cari Tahu Dulu Apa itu KPR dan bagaimana Simulasi KPRSebagian besar permohonan pengajuan KPR atau Kredit Pemilikan Rumah adalah pasangan pengantin baru atau keluarga baru. Namun tidak ada salahnya jika Anda menyiapkan rumah impian sejak dini agar saat sudah berkeluarga sudah memiliki rumah sendiri.

KPR sendiri banyak diminati karena Anda tidak memerlukan uang dalam jumlah yang besar untuk sekali pembayaran. Namun dalam pemilihan KPR, ada banyak hal yang harus diperhatikan, mulai dari jenis KPR dan bunga, simulasi KPR dan masih banyak lagi.

Kredit Pemilikan Rumah sendiri merupakan salah satu jenis kredit yang digunakan dalam urusan membeli rumah atau kebutuhan konsumtif lainnya yang menggunakan rumah sebagai jaminan atau agunan. Meskipun dalam penggunaannya hampir serupa, namun KPR tidaklah sama dengan Kredit Konstruksi dan Renovasi.

Dalam KPR, agunan yang diperlukan untuk KPR Pembelian adalah rumah yang akan dibeli tersebut. Sedangkan untuk KPR Refinancing atau KPR Multiguna jaminan yang digunakan adalah rumah yang sudah Anda miliki.

Dengan semakin maraknya dibangun perumahan, semakin banyak pula KPR atau bank-bank yang menawarkan Kredit Pemilikan Rumah tersebut. Jika Anda memutuskan membeli rumah dengan KPR, sebaiknya pertimbangkan beberapa hal mulai dari kredibilitas bank, suku bunga, simulasi KPR, informasi KPR secara lengkap dan berbagai hal berikut ini:

a. Kredibilitas Bank dan Produk KPR

Di Indonesia sendiri terdapat banyak bank yang menawarkan KPR tersebut, mulai dari bank BUMN, bank swasta, hingga bank asing. Oleh karena itu, jelilah dalam memilih dan menentukan bank mana yang akan Anda gunakan untuk pengajuan KPR. Cermatilah kelebihan dan kekurangan masing-masing bank.

Pilihlah bank atau peminjam kredit tersebut yang sudah terpercaya atau sudah berdiri lama. Untuk memastikannya, Anda bisa langsung datang ke bank tersebut atau lakukan”“survey kecil” di web-web atau situs resminya. Anda juga bisa menanyakan langsung kepada kerabat atau rekan yang sudah menggunakan KPR dari bank tersebut.

Kemudian bandingkan kelebihan dan kekurangan antara bank satu dengan lainnya yang sekiranya lebih banyak menguntungkan Anda.

b. Jenis dan Suku Bunga Yang Ditetapkan

Ada banyak jenis bunga dengan cara perhitungan yang berbeda yang ditawarkan oleh bank. Nah, bagi Anda yang masih awam dengan hal tersebut, tak ada salahnya jika Anda mempelajari perhitungan bunga tersebut guna menyesuaikan dengan kemampuan Anda.

Dalam perhitungan bunga, biasanya bank menggunakan 3 metode, yakni bunga anuitas (annuity), efektif (effective) dan bunga tetap (fixed).

Nah, untuk mempermudah nasabah, bank pada umumnya menggunakan perhitungan bunga anuitas. Namun ada juga bank menggunakan bunga tetap dan bunga mengembang, yakni bunga yang mengikuti pergerakan suku bunga yang sedang berlaku di pasaran.

c. Informasi Lengkap Biaya dan Administrasi

Saat hendak mengajukan KPR, tak ada salah Anda menanyakan segala sesuatu yang belum Anda mengerti tentang kredit tersebut. Tanyakan bagaimana biaya administrasinya, biaya tahunan, konsekuensi jika telat membayar, bunga yang ditanggung, syarat-syaratnya, asuransinya, dan lain-lain, serta mintalah pihak menjelaskan perhitungan simulasi KPR.

d. Sesuaikan Dengan Kemampuan

Nah, point penting lainnya yaitu menyesuaikan kredit dengan kemampuan finansial Anda. Jangan hanya karena ingin cepat melunasi atau mengambil jenis KPR yang “terbaik” Anda malah melupakan kemampuan dan kebutuhan hidup lainnya.

Namun biasanya cicilan yang ditetapkan oleh bank berkisar pada angka 30%. Jadi misal gaji bulanan Anda 10 juta rupiah, maka cicilan yang dibayarkan sebesar 3 juta rupiah saja. Untuk kredit diatas 30% sebaiknya dihindari untuk mencegah kredit macet.

e. Perhitungan Simulasi KPR

Meski bank sudah melakukan simulasi KPR tersebut, namun hal tersebut nyatanya sering dilupakan oleh nasabah. Terlebih lagi untuk nasabah yang masih awam, tentu akan sepenuhnya menyerahkan kepada pihak bank.

Simulasi KPR merupakan suatu gambaran dari proses kredit rumah yang wajib dilakukan oleh pihak bank dan pihak nasabah yang akan membeli sebuah rumah dengan sistem KPR. Simulasi KPR tersebut biasanya memang dilakukan oleh pihak bank atau kreditur dengan pihak pemohon kredit.

Sehingga tak ada salahnya jika Anda juga minta dijelaskan secara gamblang tentang perhitungan simulasi KPR tersebut dan hasil akhir serta jumlah angka yang harus dibayarkan setiap bulannya.

Dalam simulasi KPR tersebut, ada beberapa istilah yang digunakan dalam perhitungan kredit, berikut beberapa diantaranya:

1. Tenor

Tenor merupakan jangka waktu yang ditentukan untuk pinjaman sesuai dengan kesepakatan. Jika Anda akan mengajukan kredit, maka tenornya ialah jangka waktu mulai dari pengajuan kredit hingga tenggat pembayaran. Namun jika Anda hendak mengajukan pinjaman, tapi masih dalam proses pembayaran, maka tenor yang berlaku ialah sisa periode dari cicilan tersebut hingga tenggat waktunya.

2. Bunga Pinjaman

Nah, mengenai bunga pinjaman merupakan hal yang tidak bisa Anda abaikan dalam simulasi KPR. Pada umumnya suku bunga yang dinotasikan ialah suku bunga tahunan. Adapun tingkat suku bunganya yaitu dihitung dari seluruh jumlah bunga yang dibebankan, kemudian dibagi dengan jumlah pinjaman pokok.

3. Estimasi Cicilan Perbulan

Nah, salah satu yang paling penting dari simulasi KPR ialah hasil akhir dari perhitungan dan jumlah cicilan yang harus Anda bayarkan setiap bulannya mencakup bunga dan modal pinjamannya.

4. Estimasi Total Pinjaman

Total pinjaman tersebut merupakan total jumlah uang yang harus Anda bayarkan selama masa atau periode pembayaran, baik dari modal awal dan total keseluruhan bunga.

Perhitungan simulasi KPR tersebut memanglah harus jeli dan cermat. Namun bagi Anda yang ingin mencobanya sendiri dengan berkonsultasi dengan ahli debitur atau dengan kemudahan lain, yaitu aplikasi-aplikasi online yang kini sudah banyak tersedia. Nah, tunggu apalagi untuk mengajukan KPR?