Type to search

Kredit

Tips Jitu Pengajuan Kredit Motor Agar Diterima dan Hindari Kesalahan Yang Merugikan Berikut Ini

myKredit.co.id – Tidak bisa dipungkiri lagi bahwa kini minat masyarakat Indonesia terhadap sepeda motor sangatlah tinggi. Hal tersebut karena sepeda motor sendiri memiliki peranan penting dalam mendukung aktivitas dan mobilitas masyarakat sehari-hari, dan tentunya dari segi harga sepeda motor yang ditetapkan di Indonesia bisa tergolong terjangkau.

Kepemilikan sepeda motor pun bisa mencakup semua jenis kalangan masyarakat, bahkan mulai dari kalangan menengah ke bawah sudah banyak yang menggunakan dan memilikinya. Terlebih lagi kini terdapat kemudahan untuk mendapatkan sepeda motor, yakni dengan mengajukan kredit motor.

Kredit motor merupakan pinjaman untuk mendapatkan sebuah kendaraan sepeda motor yang mana pembayarannya akan dicicil secara berkala setiap bulannya. Kini ada banyak sekali perusahaan atau bank yang menawarkan program kredit motor. Hal tersebut karena semakin meningkatnya minat masyarakat terhadap sepeda motor.

Kendati demikian, ternyata tidak semua peminjam disetujui pengajuan kreditnya karena beberapa hal. Oleh karena itu, agar pengajuan kredit motor Anda disetujui, sebaiknya Anda memenuhi persyaratan yang ditetapkan dan mempertimbangkan beberapa hal berikut ini:

1. Kelengkapan Data Atau Dokumen

Seperti halnya seorang pelamar kerja yang harus memenuhi persyaratan agar lolos kualifikasi, dalam mengajukan kredit motor juga diperlukan data sebagai persyaratan agar permohonan diterima.

Data atau dokumen yang diperlukan juga tidak jauh beda dengan persyaratan jenis kredit lainnya. Dari semua leasing atau bank, umumnya membutuhkan KTP dan Kartu Keluarga (KK) sebagai syarat utamanya. Namun setiap leasing tentu memiliki persyaratan yang berbeda-beda.

Data-data lain yang harus Anda persiapkan antara lain foto copy akta nikah, surat kepemilikan rumah, surat keterangan tempat tinggal atau domisili, slip gaji, catatan rekening selama 3 bulan terakhir, dan fotocopy dokumen lainnya. Dengan kelengkapan data yang sudah diajukan, besar peluangnya untuk pengajuan kredit motor Anda diterima.

2. Tidak Memiliki Track Record Kredit Yang Buruk

Beberapa leasing biasanya akan memeriksa dan menanyakan terkait riwayat pinjaman Anda sebelumnya. Hal tersebut merupakan salah satu point yang penting, karena riwayat atau track record tersebut berarti mencerminkan kredibilitas dan kepercayaan pihak leasing terhadap Anda.

Bahkan bagi nasabah atau peminjam yang sering tidak tepat waktu dalam membayar atau hutang bank yang menumpuk dalam jumlah banyak, pihak leasing atau bank tidak segan-segan untuk mem-blacklist nama Anda dari Bank Indonesia.

Jadi sebelum mengajukan kredit motor, pastikan terlebih dahulu Anda tidak memiliki masalah dengan “masalah keuangan”, terlebih lagi dengan bank atau leasing yang sama sebelumnya.

3. Memiliki Pekerjaan Atau Penghasilan Tetap

Meski data sudah lengkap, namun jika Anda tidak memiliki pekerjaan atau penghasilan yang tetap, maka pengajuan kredit motor tersebut akan lebih sulit atau bahkan tidak bisa. Atau bagi Anda yang sudah bekerja, minimal masa kerja 3 bulan untuk dapat mengajukan kredit tersebut.

Namun bukan berarti Anda yang baru saja bekerja akan ditolak pengajuan kreditnya, hal tersebut tergantung dengan penghasilan dan kondisi ekonomi Anda dalam setiap bulannya.

Misal bagi Anda seorang pengusaha atau wiraswasta, jika penghasilan Anda sudah mencukupi untuk mengajukan kredit dan uang muka, tentu pengajuan kredit motor tersebut bukanlah hal yang tidak mungkin.

4. Mempunyai Tempat Tinggal Yang Jelas

Selain dokumen dan penghasilan yang tetap, rumah atau tempat tinggal ternyata juga menjadi pertimbangan dalam menyetujui pengajuan kredit. Memiliki tempat tinggal yang tetap atau tidak sewa akan lebih memudahkan Anda ketika mengajukan kredit motor tersebut.

Namun tidak menutup kemungkinan bagi Anda yang masih sewa tempat tinggal tidak bisa mengajukan kredit, hal tersebut sekali lagi tergantung penghasilan dan kondisi finansial Anda.

Namun bagi Anda yang tempat tinggalnya masih sewa dalam jangka waktu yang belum lama atau kurang dari 3 bulan, maka pengajuan tersebut akan lebih sulit. Akan tetapi hal tersebut belum tentu berlaku untuk semua leasing, karena setiap leasing atau bank memiliki peraturan dan persyaratan yang berbeda.

5. Ajukan Uang Muka Yang Besar

Salah satu hal yang akan memudahkan pengajuan kredit motor Anda disetujui ialah DP (Down Payment) atau uang muka. Biasanya beberapa leasing telah menetapkan batas minimum uang muka yang harus dibayarkan. Namun semakin besar jumlah uang muka yang Anda bayarkan, akan semakin besar pula peluang diterimanya pengajuan kredit.

Pada umumnya uang muka yang ditetapkan adalah 30% dari harga OTR (On The Road). Jadi misal harga motor yang akan diambil Rp 20 juta, maka uang muka yang harus dibayarkan sebesar Rp 6 juta.

6. Usia Minimal 21 Tahun dan Maksimal 60 Tahun

Dengan syarat utama pada kelengkapan data adalah KTP, maka berarti usia minimal pemohon adalah 17 tahun. Namun untuk pengajuan kredit motor, usia minimum Anda adalah 21 tahun. Sedangkan untuk usia maksimumnya adalah 60 tahun. Namun jika Anda sudah berumur lebih dari 60 tahun, Anda bisa menggantinya dengan anak Anda yang sudah berusia lebih dari 21 tahun.

Selain mempertimbangkan beberapa hal tersebut dalam pengajuan kredit motor, Anda juga perlu berhati-hati dalam memilih leasing dan jenis kreditnya. Sebaiknya hindari menghitung keuangan sendiri, leasing palsu, tidak memperhatikan pembayaran, mengambil jangka waktu pelunasan yang terlalu lama, dan lain sebagainya.

Kini dengan berbagai kemudahan kredit yang ditawarkan, memiliki sepeda motor bukan hal mustahil bukan?

Leave a Comment